Tips Memulai Bisnis Pulsa

market published over a year ago




Dari hulu ke hilir, bisnis telekomunikasi terus tumbuh. Tak cuma dari sisi DNA: perangkat (device), jaringan (network), dan aplikasi (apps), tapi juga dari sisi penggunanya (people).

Tanpa adanya pengguna, roda industri telekomunikasi tak akan berputar. Dan di balik itu semua, ada jasa besar dari para pedagang pulsa dan kartu perdana yang tak boleh kita lupakan. Merekalah ujung tombak di lapangan yang ikut membuat Telkomsel jadi sebesar ini. Terima kasih.

Meski dari sisi keuntungan terlihat kecil marginnya, jangan pernah sepelekan bisnis pulsa. Bisnis ini bisa jadi ladang penghasil uang yang lumayan jika bisa dikelola dengan baik secara profesional.

Apalagi, prospek bisnis pulsa di masa depan masih terbilang cerah jika mengingat lebih dari 98% pengguna seluler di Indonesia yang jumlahnya mencapai 270 juta menggunakan layanan prabayar.

Tak bisa dipungkiri, pulsa merupakan kebutuhan vital bagi semua kalangan masyarakat. Bagaimana tidak, hampir semua orang memiliki telepon seluler untuk menunjang segala aktivitasnya. Bisa dibilang, bisnis pulsa seharusnya masih akan terus jadi primadona.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk ikut terjun menggeluti bisnis pulsa ini, rasanya belum terlambat. Kesempatan akan selalu ada bagi mereka yang mau berusaha.

Untuk memulainya, lebih baik kita simak dulu beberapa tips berikut ini. Siapa tahu, kesuksesan akan menghampiri Anda jika benar-benar tekun, serius, dan fokus. Tentunya, jangan lupa berdoa juga.

1. Faktor Lokasi

Kunci sukses paling utama dalam memulai bisnis pulsa adalah lokasi yang strategis untuk membuka konter. Dengan lokasi yang banyak dilalui orang, maka kesempatan untuk meraih banyak pelanggan akan semakin besar.

2. Tetapkan Aturan

Menjaga hubungan baik dengan pelanggan itu perlu, tapi usahakan jangan sampai mereka membuat kebiasaan berhutang. Kendala ini biasanya kerap menimpa para pebisnis pulsa.

Hal ini bisa diatasi dengan membuat aturan bagi para pelanggan, seperti misalnya hutang pulsa harus dibayar seminggu setelah pembelian. Tujuannya tentu agar stabilitas pemasukan Anda tetap terjaga.

3. Memperluas Pergaulan

Bagi para pebisnis pemula, biasanya bukan hanya masalah tempat juga yang menjadi kendala untuk memulai menjalankan bisnis.

Bahkan, jika anda belum memiliki tempat khusus untuk jualan pulsa, perbanyaklah relasi seperti bergaul dengan banyak orang agar bisnis pulsa Anda tidak sepi pembeli. Tak ada salahnya kan, berjualan dari orang ke orang?

4. Retensi Pelanggan

Yang namanya bisnis, pasti akan ada pasang surutnya. Nah, supaya jualan pulsa tetap lancar, ada baiknya sesekali memberikan penawaran menarik untuk pelanggan tetap Anda. Misalnya, dengan cara memberikan potongan harga atau diskon pembelian.

Cara Anda meretensi pelanggan akan menjadi nilai positif tersendiri bagi Anda. Terutama bagi Anda yang berbisnis pulsa di sekolah atau kampus, tentu akan semakin banyak persaingan.

Dengan memberi diskon atau tawaran menarik lainnya, pelanggan tak akan berpaling sehingga bisnis bisa terus berjalan lancar. Namun Anda harus memberi aturan tersendiri dalam hal pemberian diskon. Jangan sampai malah membuat bisnis Anda bangkrut. Kita harus cermat dalam berbisnis.

5. Terus Berinvestasi

Jika Anda sudah balik modal dari bisnis pulsa, jangan tergoda menggunakan uang tersebut untuk hal-hal lain, terutama yang tidak terlalu penting. Lakukan perputaran modal agar bisnis pulsa Anda semakin besar.

Misalnya, dari yang tadinya hanya sewa tempat, mungkin Anda bisa menabung untuk memiliki tempat jualan sendiri. Atau Anda bisa ekspansi membuka wilayah baru.

Mungkin juga, Anda dari yang tadinya hanya jualan voucher fisik, memperluas layanan ke voucher elektronik. Tak cuma lewat SMS, jualan pulsa sekarang juga bisa lewat instant messaging. Teruslah berupaya mencari peluang yang terbaik bagi kelangsungan bisnis Anda.

Semoga sukses!




Tags : Tips Bisnis Pulsa
WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES