Tren Kerja Mobile Meningkat Kerja Tak Lagi Harus Ngantor

lifestyle published over a year ago




Era bekerja 9-to-5 di kantor akan mulai ditinggalkan. Beberapa tahun yang lalu, Anda mungkin masih banyak melihat orang-orang yang harus bolak-balik ke tempat kerja. Datang ke kantor jam 8 atau 9 pagi lalu sore atau malam harinya pulang ke rumah.

Seiring dengan perkembangan terknologi, pola bekerja kini sudah mulai berubah. Berkat adanya laptop, smartphone, tablet dan koneksi internet Wi-Fi, semuanya berubah. Termasuk pola orang bekerja tidak lagi harus ngantor.

Selama Anda memiliki koneksi Internet, Anda dapat memasukkan laporan, mengadakan rapat serta membuat dan mengedit proposal. Hampir semua tugas pekerjaan itu kini bisa dilakukan dari jarak jauh. Sebagai akibatnya, telecommuting meningkat. Semakin banyak pekerjaan dapat diselesaikan melalui perangkat mobile.

Pada tahun 2015, lembaga riset International Data Corporation (IDC) memprediksi bahwa populasi pekerja mobile (mobile worker) di dunia akan mencapai 1,3 miliar. Jumlah itu mewakili 37,2% dari total angkatan kerja.

Menurut data IDC, peningkatan terbesar akan terjadi di Asia Pasifik. Amerika akan mengalami tingkat pertumbuhan yang lebih lambat karena pemulihan ekonomi yang berkepanjangan dan tingginya tingkat pengangguran.

"Mobilitas akan terus menjadi bagian penting dari angkatan kerja global dan kami melihat akan terjadi pertumbuhan yang sehat dalam jumlah pekerja mobile," demikian komentar Stacy Crook, Senior Research Analyst untuk program Mobile Enterprise Research IDC.

Analisis IDC menunjukkan bahwa populasi pekerja mobile di seluruh dunia akan meningkat dari semula hanya lebih dari 1 miliar pada tahun 2010, menjadi lebih dari 1,3 miliar pada tahun 2015.

Di Kanada tren ini juga terjadi. IDC Kanada memperkirakan bahwa populasi pekerja mobile akan meningkat dari 12,1 juta pada tahun 2012 (68,9% dari angkatan kerja) menjadi 13,3 juta pada tahun 2016 (73% dari angkatan kerja).

Beberapa temuan penting dari IDC antara lain:

- Di Eropa, Timur Tengah dan Afrika, tenaga kerja mobile akan mengalami tingkat pertumbuhan compound annual growth rate (CAGR) yang sehat sebesar 5,6% -- dari 186,2 juta pekerja mobile pada tahun 2010 menjadi 244,6 juta di 2015.

- Di wilayah Amerika, yang meliputi Amerika Serikat, Kanada, dan Amerika Latin, jumlah pekerja mobile juga tumbuh dari 182,5 juta pada 2010 menjadi 212,1 juta di 2015. Amerika Utara memiliki jumlah pekerja mobile terbesar di wilayah ini.

- Di Asia Pasifik (tidak termasuk Jepang) akan terjadi peningkatan jumlah pekerja mobile terbesar, dengan 601,7 juta pekerja mobile di tahun 2010 menjadi 838,7 juta di 2015. Sebagian besar ini terjadi karena besarnya populasi di China dan India, dikombinasikan dengan ekspansi perekonomian yang kuat di kedua negara itu.

- Sementara itu pertumbuhan CAGR di Jepang akan menurun sedikit karena basis populasinya juga menurun. Namun, jumlah pekerja mobile di Jepang akan mencapai tingkat penetrasi 64,8% dari keseluruhan angkatan kerja di tahun 2015, dengan total pekerja mobile mencapai 38,6 juta.




Tags : Kerja Mobile
WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES