RUNNINGCONNECT: Medan

lifestyle published over a year ago




Berlari dapat menghubungkan (#runningconnect) kita dengan berbagai hal yang ada di sekitar kita. Ketika berlari kita bisa lebih terhubung dengan orang-orang di sekitar, kota tempat kita tinggal, alam, dan tentunya juga dengan diri sendiri. Seperti berlari, Telkomsel juga mencoba untuk menghubungkan masyarakat Indonesia dengan membuka akses komunikasi di seluruh Indonesia sehingga kita semua dapat lebih terhubung dengan dunia.

Kali ini Telkomsel mengikuti teman-teman @runhood_mag menjelajahi berbagai kota di Indonesia untuk dapat lebih terhubung dengan lingkungan sekitar melalui berlari di kota-kota tersebut dengan ditemani oleh running crew setempat. Medan pun menjadi kota pertama perjalanan yang dinamakan #runningconnect ini.

HARI PERTAMA
Sebelum memulai perjalanan lari menjelajah Medan, setibanya di kota Medan pada pagi hari, @runhood_mag langsung menyempatkan diri untuk sarapan di salah satu tempat makan terkenal di pusat kota yaitu RM Sinar Pagi yang disebut-sebut menghidangkan soto Medan terenak di kota Medan. Walaupun RM Sinar Pagi selalu penuh dengan pengunjung namun ternyata pelayanan mereka sangat cepat sehingga para pengunjungnya bisa segera menikmati sajian tanpa perlu lama menunggu. Selain menu soto Medan yang memang sangat enak, perkedel di rumah makan ini juga wajib dicoba.

Sebuah pepatah mengatakan, “Those who fail to learn from history are doomed to repeat it”, oleh karenanya di hari pertama perjalanan lari di kota Medan, @runhood memutuskan untuk menjelajah pusat kota dengan mengunjungi Istana Maimun.



Istana Maimun adalah sebuah istana Kesultanan Deli yang juga merupakan salah satu ikon di kota Medan. Didesain oleh arsitek Italia dan dibangun oleh Sultan Deli, Sultan Mahmud Al Rasyid, interior istana ini mengandung unsur-unsur warisan kebudayaan Melayu dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia. Ketika berkunjung ke Istana Maimun, pastikan untuk mencoba kostum tradisional Melayu dan bergaya ala sultan.



Selesai foto-foto ala Sultan Deli di Istana Maimun, @runhood_mag kembali berlari melanjutkan perjalanan dan melewati tempat wisata reliji Mesjid Raya Al Mashun yang terletak 200 meter dari Istana Maimun. Mesjid ini dibangun pada tahun 1865 dalam masa pemerintahan Sultan Al Rashid Perkasa Alamsyah Ma’mum dari Kesultanan Deli dengan menggunakan dana kompensasi tanah Kesultanan Deli yang digunakan sebagai area perkebunan tembakau yang dibuka oleh seorang pengusaha perkebunan Belanda.



Jam menunjukkan pukul 5 sore, saatnya @runhood_mag berkumpul dengan running crew @RunMDN di Lapangan Merdeka, untuk melanjutkan perjalanan lari bersama-sama. Destinasi selanjutnya yang dipilih adalah Tjong A Fie Mansion, yang dulunya adalah kediaman Tjong A Fie (1860-1921) seorang pengusaha dari Tiongkok. Tjong A Fie sukses membangun bisnis perkebunan di Sumatera, dan sempat diangkat menjadi “Kapitan Tionghoa” untuk memimpin komunitas Tionghoa di Medan. Beliau pun bahkan membangun jalur kereta api Medan-Belawan. Hari pertama perjalanan @runhood_mag menjelajahi pusat kota Medan pun berakhir di bangunan yang sekarang menjadi cagar budaya nasional ini.



HARI KEDUA
Hari kedua perjalanan @runhood_mag di Medan dibuka dengan di Lavenia Coffeeshop sebelum menempuh perjalanan ke daerah Tongging dengan ditemani teman-teman dari @RunMDN. Jangan lupa untuk mencicipi teh susu di kedai kopi ini!



Di tengah-tengah perjalanan menuju Tongging, @runhood_mag dan @Run_MDN berhenti sebentar untuk berlari di tepi air terjun Sipisopiso sambil mengagumi keindahan air terjun kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 120 meter ini. Keindahan alam Sipiso-piso benar-benar mengagumkan! Dari gerbang masuk, pengunjung bisa berjalan santai di track yang sudah sangat memadai namun @ootoy dari @runhood_mag lebih memilih jalur tanah yang lebih menantang untuk memenuhi passionnya sebagai trail runner.



Running crew @runhood_mag dan @Run_MDN akhirnya sampai di Tongging, dan segera lari menjelajah area sekitar. Mereka mendapati Tongging sebagai tempat yang sempurna untuk berlari, dengan cuaca yang nyaman dan pemandangan yang menakjubkan dari 900 mdpl. Tongging memiliki kebudayaan unik karena berada di tengah-tengah kawasan dimana suku Batak Toba, Pakpak, dan Karo telah bercampur sepenuhnya sehingga bahasa yang digunakan juga merupakan campuran dari ketiga suku tersebut.



Di perjalanan kembali ke kota Medan, running crew @runhood_mag dan @Run_MDN mampir di Pagoda Lumbini, sebuah kuil Budha yang terletak di Desa Dolat Rayat, Berastagi, Sumatera Utara. Pagoda Lumbini diresmikan dengan upacara besar di bulan Oktober 2010. Upacara ini dihadiri oleh lebih dari 1300 biksu dan lebih dari 200 orang dari seluruh dunia. Taman Alam Lumbini merupakan replika dari "Pagoda Shwedagon" di Yangon, Myanmar dengan arsitektur yang mirip dengan pagoda Thailand berselimutkan emas.



Perjalanan di hari kedua ditutup dengan begitu banyak ilmu dan informasi baru untuk running crew @runhood_mag dan @Run_MDN. New knowledge every day

HARI KETIGA
Hari baru, petualangan baru! Di hari ketiga ini, @runhood_mag dan @Run_MDN akan mengunjungi Pelaruga sebagai tujuan utama. Pelaruga terletak di Desa Rumah Galuh, kotamadya Binjai, kabupaten Langkat dan merupakan sebuah air terjun yang terkenal dengan airnya yang sangat jernih seperti kristal.

Dengan menempuh perjalanan darat menggunakan kendaraan roda empat, Pelaruga dapat diakses selama 2 jam dari kota Medan dengan mudah.

Tiba di Pelaruga Jungke Trekking, @runhood_mag disambut oleh seorang penduduk lokal yang tinggal di dekat wisata Dia memperkenalkan dirinya sebagai Sembiring. Sembiring kemudian membimbing perjalanan melalui hutan dan menunjukkan beberapa objek wisata di Pelaruga, yaitu Air Terjun Tongkat, Kolam Abadi, dan Air Terjun Teroh-Teroh. Track perjalanan di Pelaruga cukup menantang di beberapa tempat, seperti misalnya saja ada tangga bambu curam dengan ketinggian 20 m dan kemiringan 90 derajat.

Dalam perjalanan menuju titik pertama yaitu Air Terjun Tongkat, teman-teman @runhood_mag bertemu dengan para petani lokal Langat yang memproduksi gula aren alami dengan cara tradisional menggunakan teknik pengeringan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.



Ketika akhirnya tiba di Air Terjun Tongkat, @runhood_mag mendapat sebuah air terjun yang tidak terlalu besar, namun sangat unik dan tidak dimiliki banyak air terjun lainnya. Air terjun ini memiliki kayu besar yang telah lama menempel di tengah-tengah air terjun, sehingga menjadikannya disebut sebagai Air Terjun. Setelah sejam trekking di dalam hutan, cara terbaik untuk menikmati air terjun Tongkat adalah dengan duduk-duduk di bebatuan sambil mendengar suara dari air terjun dan menghirup udara yang segar.



Perhentian kedua setelah Air Terjun Tongkat adalah Kolam Abadi, yang berjarak sekitar setengah jam dari perhentian pertama. Perjalanan tersebut cukup menantang dan melelahkan karena kita harus berjalan dengan posisi kaki seperti sedang melakukan gerakan lunges, namun air di sepanjang sungai sangatlah jernih dan menyegarkan.

Teman- teman @runhood_mag dengan didampingi Pak Sembiring akhirnya sampai di tujuan terakhir, yaitu Kolam Abadi. Tak menunggu lama, mereka pun langsung lompat ke dalam kolam sedalam 7 meter ini.

Setelah menjelajah Medan dalam 3 hari, @runhood_mag mendapati Medan sebagai kota yang sangat menyenangkan untuk #runningconnect dengan para masyarakat lokal, dengan kota dan kebudayaannya. Walaupun kota Medan belum menjadi tujuan berlari yang sepopuler Lombok atau Bali, ataupun Gunung Bromo, namun itulah keindahan dari menemukan tempat-tempat baru yang belum banyak diketahui oleh turis.



Medan dijuluki oleh Belanda sebagai Paris van Sumatra karena kemiripannnya seperti Paris di pendudukan Belanda. Sampai sekarang, Medan memiliki banyak bangunan tua, dan pemukiman di kawasan pegunungan terlihat sangat sederhana dan cantik dengan dikelilingi pemandangan yang menakjubkan.

Penjelajahan teman-teman @runninghood_mag dalam berlari untuk terhubung dengan lingkungan sekitar belum berakhir sampai di kota Medan. Ikuti kembali perjalanan #runningconnect selanjutnya di kota Pekanbaru!




WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES