Evolusi Pemutar Musik Portabel

lifestyle published over a year ago




Setelah sebelumnya kita bernostalgia dengan melihat perkembangan awal pemutar musik portabel, sekarang saatnya melihat perkembangan yang lebih baru.

Ya, memang seiring dengan perkembangan teknologi, alat pemutar musik makin canggih. Kaset dan CD terutama mulai ditinggalkan setelah format file MP3 diperkenalkan ke pasar.

Format file MP3 diperkenalkan pada tahun 1998. File MP3 menggunakan algoritma kompresi yang dapat mengurangi jumlah data yang diperlukan untuk menyimpan informasi track audio. Ukuran rata-rata file MP3 adalah sepersepuluh ukuran sebuah file di CD.

Pada tahun 1999, MPMan lahir. Ini adalah MP3 player flash pertama yang dirilis ke pasar. Alat tersebut dikembangkan oleh perusahaan Korea, SaeHan Information Systems dan diimpor ke Amerika Serikat oleh Eiger Labs.

Player tersebut dilengkapi RAM 32 MB dan dapat menampung durasi musik rata-rata 32 menit. Alat ini ditenagai oleh baterai NiMH dan menggunakan solid-state memory.

Seiring majunya teknologi, perangkat MP3 player dibuat menjadi lebih kecil, lebih ramping, mampu menyimpan lebih banyak data, dan lebih fungsional tentunya. Beberapa MP3 player saat ini bahkan sudah dilengkapi kemampuan untuk memutar video serta audio.

Berbagai perangkat MP3 Player yang tersedia di pasaran ternyata belum cukup untuk menjadi revolusi musik portabel. Baru di 2001, saat Apple melahirkan iPod, terjadi perubahan besar.

Saat iPod Classic diperkenalkan, perangkat itu menggunakan hard drive 5 GB dengan baterai yang dapat diisi ulang. Alat ini memiliki desain lebih ramping dan sistem navigasi yang unik dan sederhana.

iPod awalnya hanya bisa berjalan di komputer Macintosh, dan satu-satunya cara untuk mengimpor musik ke player tersebut adalah dari CD atau men-download dari Internet.

Pada tahun 2003, iTunes diluncurkan. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk men-download lagu secara legal dengan bayaran per track. Tak lama setelah itu, Apple memperkenalkan versi iTunes yang kompatibel dengan Windows untuk menjangkau lebih banyak pengguna.
 
Selama bertahun-tahun, Apple terus merilis versi iPod yang lebih kecil dan lebih ramping, seperti iPod Nano, iPod Shuffle, dan iPod Touch.

Pada akhirnya, Apple menggabungkan fungsionalitas dari pemutar musik dengan fungsi telepon selular dengan memperkenalkan iPhone.

Lahirnya iPhone pun seakan menjadi awal dari akhir sebuah era. Masanya pemutar musik portabel digantikan dengan perangkat smartphone yang sudah bisa memutar musik juga.

Berikut ini adalah timeline bagaimana alat pemutar musik portabel berkembang dari masa ke masa:
1857 : Phonautograph diciptakan
1877 : Phonograph diciptakan
1888 : Gramophone diciptakan
1925 : Pemutar rekaman elektrik diperkenalkan
1954 : Radio transistor portabel pertama hadir
1965 : Tape 8-track diperkenalkan
1979 : Walkman diperkenalkan
1983 : Discman diperkenalkan
1992 : Minidiscs diperkenalkan
1998 : Format file MP3 diperkenalkan
1999 : MP3 player berbasis hard-drive lahir
2001 : iPod Classic diperkenalkan
2002 : iPod Classic Generation 2 hadir dengan touch sensitive control
2004 - 2005 : MP3 menjadi semakin kecil (iPod Mini, Nano, Shuffle)
2005 : Alat pemutar yang mendukung video playback hadir
2007 - 2008 : iPod Touch lahir dengan dukungan aplikasi dan layar sentuh




WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES