Profil Finalis The NextDev 2015: Appsterize

gadgetapps published over a year ago




Sebanyak 20 finalis telah dipilih dalam kompetisi pembuatan aplikasi Telkomsel The NextDev 2015 untuk mencari aplikasi yang memberi solusi masalah perkotaan dalam bidang: e-Education, e-Government, e-Transportation, e-Tourism, e-Health, dan e-UKM.

Profil finalis yang kita bahas kali ini adalah aplikasi Appsterize yang dikembangkan oleh Faizal Hitobeli dan Puja Pramudya dari Jakarta. Aplikasi ini termasuk dalam bidang e-UKM.

Apa itu Appsterize?

Appsterize merupakan aplikasi yang memiliki visi untuk membantu usaha kecil dan menengah dalam membangun aplikasi mobile. Aplikasi ini menyediakan alat yang memungkinkan siapa saja untuk membuat dan mengelola aplikasi mobile secara eksklusif. Jadi, melalui Appsterrize.com, nantinya pelaku usaha dapat fokus menjalankan bisnis utama dengan memiliki aplikasi mobile sendiri.

Ide Pembuatan Appsterize

Berawal dari pengalaman dalam mengembangkan aplikasi mobile untuk beberapa tipe klien dan tipe industri, Faizal Hitobeli dan tim melihat ada peluang untuk melebarkan usahanya ke jenjang yang lebih luas sekaligus membantu usaha kecil menengah dalam membuat aplikasi mobile, tanpa harus mengesampingkan fokus dari bisnis utamanya.

Faizal paham bahwa pembuatan aplikasi memiliki beberapa kelemahan, seperti lamanya waktu saat proses pengembangan berlangsung, dan tentu saja memakan biaya yang cukup besar. Maka dari itu, Faizal ingin memberi solusi untuk menghilangkan semua tradisi buruk tersebut.

Dengan mengantongi visi untuk membantu pelaku usaha agar terkoneksi dengan masyarakat di Indonesia, Faizal mencoba menghadirkan sebuah platform yang memudahkan pelaku usaha untuk memiliki aplikasi mobile dengan cara mudah dan instan.

Appsterize diyakini oleh Faizal dapat memberikan dampak positif dan konkret bagi pelaku usaha di Indonesia yang ingin melebarkan sayapnya via aplikasi mobile.



Sebab, menurut Faizal, masyarakat Indonesia sangat cepat beradaptasi dengan teknologi mobile. Maka peran aplikasi mobile akan sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran bisnis para pelaku usaha.

"Indonesian people cepat sekali adapt mobile technology. Pola konsumsi digitalnya sudah mulai bergeser ke smartphone/tablet. Kami membantu pelaku usaha dan masyarakat di Indonesia terkoneksi satu sama lain" kata Faizal dalam sesi wawancara kepada Telkomsel.

Keunggulan Appsterize

Appsterize memiliki tampilan yang bersahabat untuk digunakan. Menu yang ditawarkan pun cukup lengkap dan jelas. Dengan adanya template dari Appsterize membuat pengguna tidak merasa kesulitan saat membuat aplikasi mobile.

Jika template yang ditawarkan kurang pas bagi selera pengguna, maka pengguna bisa menyesuaikan tampilan aplikasi mobile buatannya sesuai selera.

Faizal juga menambahkan sejumlah keunggulan yang ada pada Appsterize adalah, "Engage customer with real-time updates. Rich contents, photos, videos, music/audio. Check event, location, and navigation. Display catalog or album. User can interact and share the content with each others.”

Tantangan dan Harapan Sebagai Developer Lokal

Faizal menuturkan bahwa, infrastruktur IT di Indonesia belum cukup mendukung profesinya sebagai pengembang aplikasi (developer).

Selain itu, profesi sebagai developer menurut Faizal masih kurang diapresiasi oleh berbagai pihak. Mungkin karena pekerjaan developer tidak terlihat secara fisik dan hasil karyanya hanya sebatas di layar saja.

Padahal, mengembangkan software tidak semudah seperti yang dibayangkan. "Tetapi pada dasarnya membangun software sama seperti membangun rumah. Perlu perancangan dan pemikiran yang matang,” tambah Faizal.

Terkait harapannya sebagai developer lokal, Faizal menginginkan adanya dukungan penuh dari pemerintah. “Market access, kolaborasi antar bidang keilmuan dengan teknologi informasi, regulasi dari pemerintah yang supportive dan meringankan, dan tentunya apresiasi,” harapnya.

Dalam kompetisi Telkomsel The NextDev 2015, para finalis selanjutnya akan mengikuti serangkaian tahap yang terdiri atas bootcamp (desain, pengembangan, penyebarluasan) pitching, serta bertemu dengan para investor. Adapun hal-hal yang akan dinilai nanti adalah usability (UX), kesesuaian tema dan impact level, serta kesiapan produk.




WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES