Profil Finalis The NextDev 2015: Tilang.in

gadgetapps published over a year ago




Sebanyak 20 finalis telah dipilih dalam kompetisi pembuatan aplikasi Telkomsel The NextDev 2015 untuk mencari aplikasi yang memberi solusi masalah perkotaan dalam bidang: e-Education, e-Government, e-Transportation, e-Tourism, e-Health, dan e-UKM.

Profil finalis yang kita bahas kali ini adalah aplikasi Tilang.in yang dikembangkan oleh Laurensius Faleddo Ghani, Affan Kautsar dan Ghufron dari Semarang. Aplikasi ini termasuk dalam bidang e-Government.

Apa itu Tilang.in?

Tilang.in merupakan aplikasi jurnalisme warga atau citizen journalism untuk melaporkan tindakan pelanggaran lalu-lintas, di mana warga dapat membuat laporan lalu mengunggahnya ke platform Tilang.in atas segala pelanggaran yang mereka temukan di jalan raya.

Laporan dari warga akan direkap lalu diserahkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti. Daftar laporan juga ditampilkan ke publik untuk di-voting atau bisa juga dicaci-maki oleh pengunjung Tilang.in sebagai sanksi sosial bagi pelanggar. Aplikasi ini dibuat dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.

Ide Pembuatan Aplikasi Tilang.in

Ide ini berawal dari kejengkelan tim Tilang.in yang lelah dengan perlakuan pengguna jalan raya di indonesia, yang dinilai seenaknya dan tidak tertib. Mereka menilai pengguna jalan yang tertib adalah kaum minoritas.

Ketika ditanya apa alasan membuat aplikasi ini, Laurensius menjawab, "Karena kami ingin mengubah mindset masyarakat terutama pengguna jalan bahwa berani melanggar lalu lintas itu sama sekali tidak keren dan tidak menunjukkan bahwa mereka adalah jagoan.”

Tilang.ini ingin memberi pemahaman bahwa terib di jalan tak cuma jika ada pos polisi atau razia lalu-lintas. Ketika seseorang melanggar lalu-lintas, maka nyawa orang lain ikut dipertaruhkan.



Aplikasi ini diharapkan bisa membuat para pelanggar lalu-lintas kapok atau jera, sehingga mereka tidak lagi melanggar. Mereka menilai sanksi hukum tidak cukup untuk memberi efek jera, oleh karena itu, para pengunjung Tilang.in dipersilakan mengolok-olok atau berdebat soal aksi pelanggaran lalu-lintas.

Keunggulan Aplikasi Tilang.in

Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengunggah laporan berbentuk foto dan teks. Kelebihan Tilang.in ada pada fokusnya ke kasus pelanggaran lalu lintas dan ketersediaan atarmuka pemrograman aplikasi (API) untuk berbagi data dengan kepolisian.

Kelebihan Tilang.in dibandingkan PasangMata (buatan Detikcom) dan TertibLantas.com adalah fokus ke pelanggaran lalu lintas, tabrak lari, dan pungutan liar. Pengunjung Tilang.in dapat memberi sanksi sosial berupa olok-olok dan voting ke laporan pelanggaran yang menampilkan foto serta pelat nomor kendaraan pelanggar.

Tantangan dan Harapan Sebagai Developer Lokal

Tim Tilang.in punya rencana untuk bermitra dengan pemerintah atau polisi untuk memanfaatkan aplikasi Tilang.in guna mempermudah tindaklanjut pelanggar lalu-lintas.

“Sudah selayaknya indonesia memanfaatkan teknologi. Apalagi banyak developer muda yang tidak kalah dengan developer luar. Karena kita juga bisa setara dengan mereka yang maju di bidang IT,” tutur Laurensius.

Mereka berharap bukan hanya Telkomsel yang peduli dengan layanan berbasis teknologi informasi, tetapi juga pemerintah yang diharapkan memberi dukungan terhadap aplikasi sejenis, seperti aplikasi game keamanan berkendara yang dibuat salah satu dosen Laurensius, yaitu Godham Eko Saputro.

Dalam putaran final kompetisi Telkomsel The NextDev 2015, para finalis selanjutnya akan mengikuti serangkaian tahap yang terdiri atas bootcamp (desain, pengembangan, penyebarluasan) pitching, serta bertemu dengan para investor. Adapun hal-hal yang akan dinilai nanti adalah usability (UX), kesesuaian tema dan impact level, serta kesiapan produk.

Dalam bidang e-Government di kompetisi Telkomsel The NextDev 2015, Tilang.in akan bersaing dengan aplikasi iWatchYou. GandengTangan, Kolek.in, SmartGorontalo dan Hico.




WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES