Profil Finalis The NextDev 2015: HICO

gadgetapps published over a year ago




Sebanyak 20 finalis telah dipilih dalam kompetisi pembuatan aplikasi Telkomsel The NextDev 2015 untuk mencari aplikasi yang memberi solusi masalah perkotaan dalam bidang: e-Education, e-Government, e-Transportation, e-Tourism, e-Health, dan e-UKM.

Profil finalis yang kita bahas kali ini adalah aplikasi HICO yang dikembangkan oleh Donni Prabowo, Bety Wulan Sari dan Pendi Ventri H dari Yogyakarta. Aplikasi ini termasuk dalam bidang e-Government.

Apa Itu HICO?

HICO merupakan singkatan dari Hybird Smart Controller. Ini adalah sebuah sistem rumah pintar (smarthome) yang terdiri dari hardware dan software yang dapat digunakan untuk mengontrol peralatan listrik atau elektronik (Lampu, TV, AC, CCTV, Sensor Dimmer, dll) melalui ponsel pintar dengan memanfaatkan jaringan Internet.

Ide Pembuatan Aplikasi HICO

Seringkali pemilik rumah lupa untuk mematikan lampu atau alat elektronik lain ketika hendak keluar rumah. Hal ini membuat keresahan dan rasa khawatir setiap kali pemilik rumah ingin bepergian jauh dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

Ditambah lagi dengan banyak kasus kebakaran rumah kosong yang terjadi akibat kecerobohan sang pemilik yang lupa mematikan alat-alat elektronik.

Kasus tersebut membuat tim HICO ingin memberi kontribusi berupa solusi kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya kasus serupa.

Maka dari itu, tim HICO mengembangkan produk HICO sebagai produk transisi dari analog ke digital.

Keunggulan Aplikasi HICO

HICO menggunakan sistem Hybrid Controller dan Plug and Play Controller yang menggabungkan antara sistem analog dan sistem digital sehingga sakelar yang sudah terpasang tetap dapat digunakan secara beriringan.



Pengguna tidak perlu mengganti sakelar yang sudah terpasang dengan sakelar khusus, karena sistem ini kompatibel dengan semua jenis sakelar.

Jadi, dengan sistem tersebut pengguna dapat mengontrol rumahnya secara mudah dan interaktif melalui gadget.

Sebagai contoh, jika ada kebocoran gas dalam rumah, sistem yang dimiliki oleh HICO akan memberikan notifikasi ke perangkat pengguna. Sehingga pengguna dapat mengatasinya langsung via perangkat mobile.

Selain itu, pengguna juga dapat mengatur tingkat pencahayaan lampu dengan fitur yang terdapat di aplikasi HICO.

Tantangan dan Harapan Sebagai Developer Lokal

Dalam mengembangkan aplikasi HICO, tim HICO tidak selalu berkaitan dengan software. Namun, mereka juga bermain mengembangkan hardware, sehingga mereka memerlukan modal yang cukup banyak. Karena menurut mereka, bisnis yang dijalaninya merupakan bisnis yang padat modal.

Meski begitu, mereka tetap optimis dengan produknya yang akan memberikan inovasi kepada masyarakat.

"Seiring dengan perkembangan teknologi, kami memprediksikan bahwa 5 tahun lagi aplikasi yang kami kembangkan ini akan menjadi suatu kebutuhan pokok bagi pemilik rumah. Menurut data yang kami peroleh, pada tahun 2020 nanti diperkirakan akan ada 20 milyar perangkat digital akan saling terhubung termasuk peralatan elektronik seperti Lampu, AC, Mesin Cuci dan lain-lain." ungkap Donni.

Di masa depan, tim HICO akan melakukan sertifikasi produk HICO dan mengembangkan produk HICO secara lebih mendalam, dan menambahkan beberapa sensor lagi.

Dalam putaran kompetisi Telkomsel The NextDev 2015, para finalis selanjutnya akan mengikuti serangkaian tahap yang terdiri atas bootcamp (desain, pengembangan, penyebarluasan) pitching, serta bertemu dengan para investor. Adapun hal-hal yang akan dinilai nanti adalah usability (UX), kesesuaian tema dan impact level, serta kesiapan produk.

Dalam bidang e-Government di kompetisi Telkomsel The NextDev 2015, HICO akan bersaing dengan aplikasi iWatchYou, GandengTangan, Kolek.in, Tilang.in dan SmartGorontalo.




WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES