Potensi Besar Digital Advertising

corporate published over a year ago




Digital Advertising merupakan salah satu potensi bisnis masa depan, mengingat pertumbuhan belanja iklan yang meningkat dari tahun ke tahun. Walaupun porsi iklan melalui media digital masih relatif kecil dibandingkan dengan media massa lainnya, namun iklan digital tumbuh dengan cukup pesat.

Menurut Redwing Asia, segmen iklan digital di Indonesia diperkirakan tumbuh menjadi 8,8% di tahun 2017. Ini artinya, mencapai US$ 1,6 miliar atau Rp 18 triliun.

Di segmen digital, pada 2013, pendapatannya mencapai US$300 juta atau Rp 3,5 triliun. Ini mencerminkan pangsa 3.1%. Di 2014, perkiraannya, angka yang dicapai bisa US$500 juta atau Rp 5,84 triliun. Dari segi pangsa pasar, ini artinya sudah mencapai 5.1%.

Hal yang menarik, segmen digital diprediksikan bakal menembus milestone US$1 miliar pada 2016. Dan, seperti telah disebutkan tadi, naik menjadi $1.6 miliar pada 2017.

Lebih khusus lagi, di 2016 bakal ada milestone iklan mobile di Indonesia, yaitu saat ia menembus angka psikologis US$100 juta atau sekitar Rp 1.2 triliun.

Menarik untuk melihat bahwa perkembangan iklan digital semakin pesat. Jika dilihat, pada 2013 di Amerika Serikat, iklan digital telah mencapai sekitar 22% dari pangsa pasar keseluruhan. Bahkan, secara global, pasar iklan digital di 2013 mencapai pertumbuhan rata-rata 10%.

Pertumbuhan iklan mobile di Indonesia juga akan makin pesat dengan hadirnya teknologi 4G kelak. Teknologi ini akan mendorong iklan dalam bentuk video yang bisa dinikmati konsumen karena akses internet sudah semakin cepat.

Lebih menariknya lagi, Telkomsel dengan jumlah pelanggan 138 juta saat ini, dan diperkirakan akan tumbuh terus setiap tahunnya, jelas memiliki potensi iklan digital yang besar.

Digital Advertising merupakan suatu kanal baru yang membuka kesempatan bagi pelaku bisnis untuk menjadikan ponsel sebagai sarana beriklan.

Dengan media digital, Advertiser memiliki ruang yang lebih besar dibanding media massa lainnya, untuk menarik perhatian  konsumen yang pada akhirnya akan meningkatkan customer awareness dan keputusan pembelian produk/jasa pengiklan.

Di samping itu  advertiser akan menghemat biaya promosinya.  Dengan semakin ketatnya kompetisi antar produsen barang/jasa, keberhasilan merek/brands jangka panjang sangat ditentukan oleh hubungannya  dengan pelanggan.

Dalam hal ini advertiser sangat memerlukan  accurate profiling untuk dapat menawarkan paket solusi iklan yang paling tepat. Advertiser menuntut kemampuan operator untuk memberikan solusi yang dapat menjembatani antara brands dengan konsumen dan menghendaki pengukuran efektivitas iklan secara realtime.

Digital advertising akan berhasil apabila dikelola oleh SDM dengan kompetensi yang mumpuni di bidang periklanan, memahami segmentasi/profiling pelanggan dan tentunya memiliki headcount yang cukup untuk menjalankan proses secara efektif.

Industri mobile advertising adalah industri yang masih baru di Indonesia bahkan di dunia. Telkomsel sebagai operator selular pioner juga berharap bisa menjadi pemimpin dalam industri mobile advertising di Indonesia.

Salah satu inovasi yang telah dilakukan Telkomsel adalah menghadirkan produk Mobile Coupon. Ini merupakan aplikasi yang berisi berbagai penawaran menarik dalam bentuk diskon dan kupon elektronik.

Dalam memberikan berbagai penawaran, Telkomsel bekerjasama dengan beberapa merchant, di antaranya: Coldstone, Zalora, Lottemart, Wacoal, Presotea, dan Floweradvisor, serta ke depannya akan menyusul hadir banyak merchant yang menarik di aplikasi ini.




WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES