Ini Hasil Uji Jaringan Telkomsel di Jalur Mudik

corporate published over a year ago




Untuk memastikan kesiapan jaringan Telkomsel jelang Ramadhan dan Lebaran 1437 H, dilakukan uji jaringan di jalur Jakarta-Semarang dan Surabaya-Semarang. Selain dilakukan di jalur mudik Pulau Jawa, rangkaian Telkomsel Network Drive Test juga dilakukan di berbagai jalur lainnya di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dengan menggunakan rute darat dan kereta api, sehingga secara total uji kesiapan jaringan ini mencakup jarak 10.921 km.

Perjalanan dari Jakarta melintasi Cirebon, Tegal, Pekalongan, dan berakhir di Semarang. Sementara itu dari Surabaya, tim Telkomsel Network Drive Test melintasi Tuban, Kudus, dan juga berakhir di Semarang. Kedua jalur ini dipilih mengingat tingginya angka pemudik yang melintasi kedua jalur tersebut di masa-masa Lebaran.



Ada beberapa parameter yang dapat diamati dari pelaksanaan Drive Test, di antaranya adalah kuat daya pancar dan daya terima handset (Coverage), tingkat kesuksesan akses jaringan (CSSR), tingkat kontinuitas panggilan (CCSR/drop call), lamanya waktu pembangunan panggilan (CST, PDP Context Time), kualitas suara (MOS), dan speed (Data Throughput).

Pada Network Drive Test ini, pengukuran kekuatan sinyal 4G diukur dengan parameter Reference Signal Received Power (RSRP), sedangkan parameter untuk mengukur kualitas sinyal 4G disebut Signal to Noise Ratio (SNR). Sementara itu, parameter yang digunakan untuk mengukur kualitas layanan data 4G adalah HTTP Throughput (tingkat kecepatan akses layanan).



Secara keseluruhan hasil Network Drive Test 2016 Jakarta-Semarang sepanjang 450 km memperlihatkan bahwa Telkomsel siap untuk menyambut momen Ramadhan dan Lebaran 2016 yang dipredikasi akan mengalami lonjakan yang cukup signifikan, terutama pada layanan data. Sepanjang rute terdapat total sebanyak 841 BTS ( 52 BTS 4G, 472 BTS 3G dan 317 BTS 2G) yang akan melayani pelanggan. Adapun angka rata-rata yang diperoleh dari hasil Drive Test adalah sebagai berikut: CSSR 99.48 %, CST 5.75 s, CCSR 98.96 %, MOS 98.46 %, Data Throughput 9023 kbps.

Untuk layanan 4G, Hasil Network Drive Test di jalur Jakarta-Semarang memperlihatkan kekuatan dan kualitas sinyal 4G Telkomsel secara umum baik. Hal ini ditunjukkan dengan angka RSRP -84.73 dBm dan SNR 11.69 dB. Sementara kualitas layanan data 4G yang salah satunya diukur melalui pengunduhan berbagai file dengan kapasitas 100 MB hingga 1 GB menunjukkan hasil yang baik, di mana angka rata-rata HTTP Throughput 13.27 Mbps dengan Maximum Throughput 62.17 Mbps.



Sementara itu hasil rute Surabaya-Semarang sepanjang 315 km jugamemperlihatkan kesiapan jaringan Telkomsel. Di sepanjang rute terdapat total sebanyak 735 BTS (90 BTS 4G, 361 BTS 3G dan 284 BTS 2G) yang akan melayani pelanggan. Adapun angka rata-rata yang diperoleh dari hasil Drive Test adalah sebagai berikut: CSSR 98.95 %, CST 5.24 s, CCSR 98.43%, MOS 99.54 %, Data Throughput 8300 kbps.

Sedangkan untuk layanan 4G di jalur Surabaya-Semarang juga memperlihatkan kekuatan dan kualitas sinyal 4G Telkomsel secara umum baik. Angka RSRP -86.18 dBm dan SNR 8.76 dB. Sementara angka rata-rata HTTP Throughput 11.65 Mbps dengan Maximum Throughput 63.47 Mbps.



Adapun di sepanjang jalur mudik utama Pulau Jawa sepanjang 2.255 km, kesiapan jaringan Telkomsel juga dapat terlihat dari hasil Drive Test, di mana skor yang diperoleh adalah sebagai berikut: CSSR 98.53 %, CST 5.34 s, CCSR 98.59 %, MOS 98.27%, Data Throughput 7994 kbps. Sedangkan di jalur Sumatera sepanjang 6.705 km hasilnya adalah sebagai berikut : CSSR 99.30 %, CST 5.74 s, CCSR 98.65 %, MOS 97.59 %, Data Throughput 3564 kbps.

Penjelasan istilah-istilah

  • CSSR (Call Setup Success Rate): merupakan prosentase tingkat keberhasilan panggilan yang ditentukan oleh ketersediaan kanal suara yang dialokasikan. Kesuksesan panggilan ditandai dengan adanya nada sambung dan selanjutnya “Tersambung/Connected”   tertulis di layar ponsel. Berikut beberapa tingkat kesuksesan: angka >95% DITERIMA dan <95% KURANG BAIK.
  • CST (Call Setup Time): adalah waktu yang dibutuhkan (kecepatan) untuk melakukan panggilan ke pihak yang dituju, dalam hal ini dimulai saat pelanggan menekan tombol “Call/Yes” hingga mendengar nada panggil (ukuran kecepatannya dalam detik). Rata-rata CST < 9 detik DITERIMA, dan >9 detik TIDAK DITERIMA.
  • CCSR (Call Completion Success Rate): merupakan prosentase tingkat kesuksesan suatu hubungan sejak tersambung hingga salah satu pihak melakukan pemutusan. Parameter kesuksesannya adalah komunikasi tanpa putus, tidak terjadi drop call (hubungan terputus). Bila angkanya >95% DITERIMA, jika < 95% TIDAK DITERIMA.
  • MOS (Mean Opinion Score): menggambarkan tingkat kejernihan (kejelasan) suara dalam suatu komunikasi yang diukur dalam skala antara 0-5, di mana MOS < 2 adalah kualitas suara BURUK atau putus-putus, MOS 2-3 CUKUP BAIK, MOS 3-3,5 BAIK, dan MOS 3,5-5 kualitas suara SANGAT BAIK. Syarat kelayakan MOS dalam hal ini adalah jika 90% dari cakupan berada di dalam skala baik (3-3,5).
  • Throughput: Menggambarkan kecepatan network Telkomsel dalam mengunduh data dalam satuan detik, dimana target throughput berdasarkan service yang akan digunakan. Sebagai contoh untuk messaging membutuhkan throughput > 64 kbps, sedangkan streaming video kualitas 360 membutuhkan throughput > 512 kbps.



WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES