Cerita BikinKerenIndonesia dari Toro CumiLebay

corporate published 75 Days ago




Indonesia dengan beribupulaunya menyimpan banyak cerita tentang ragam kehidupan masyarakat dan keindahan alam yang kaya akan inspirasi. Dalam perjalanan Ivan Loviano (@iphann), Barry Kusuma (@barrykusuma), Susan (@pergidulu), dan Toro (@cumilebaycom) ke Labuan Bajo dan Ruteng, mereka menemukan bagaimana akses telekomunikasi menghadirkan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat di sana, dan bagaimana berbagai cerita dari tempat eksotis di Pulau Flores tersebut pun dapat menginspirasi kita semua untuk #BikinKerenIndonesia.

Cerita #BikinKerenIndonesia dari Toro CumiLebay


 

Makin Berjaya Di Taman Nasional Komodo

 

Taman Nasional Komodo Flores - Kembali lagi ke timur, kembali lagi melihat keindahan alam, budaya dan kearifan lokal Indonesia dari timur #SelaluJatuhHatiDenganTimur. Indonesia itu indah dan ingin segera kukabarkan pada dunia secara Live tanpa Delay #HalahMaksa #WajibAdaSinyal kalo gw sedang menikmati serpihan - serpihan Kebesaran Karunia Allah dari Timur Indonesia #JanganLupaBersyukur. Setelah menempuh penerbangan selama 1 jam 40 menit dari Bandarai Ngurah Rai Denpasar, akhir nya pesawat ATR 72 - 500 mendarat di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo #Alhamdulillah disambut cuaca cerah panas menggoda Saatnya Berjemur Saatnya Liburan dan Saatnya #BikinKerenIndonesia.

Begitu kaki melangkah memasuki ruang tunggu kedatangan untuk mengambil antrian bagasi, langsung cusss menyalakan smartphone #PlissJanganKecewakanSinyalku dan mendapatkan kenyataan kalo sidebar sinyal Telkomsel menyala dengan garang nya dijaringan 4G #Alhamdulillah, berkah banget kalo liburan di pelosok daerah trus tetep bisa upload pamer - pamer foto & video manja di social media #AnaknyaSukaCongkak #DemenPamerTipisTipis. Eitsss tapi apakah nanti saat hopping island mengarungi lautan di Taman Nasional Komodo juga akan berjaya tegak menjulang ??? Mari kita buktikan ....



Liburan kali ini untuk #BikinKerenIndonesia bareng 7 manusia yang otak nya agak gesrek #TapiBikinBahagia yaitu ada Barry Kusuma, Susan PergiDulu, Iphann, Gria, Putri Pudel & Tinae Denae (Guide wanita paling pemes aka famous se labuan bajo yang menemani kita selama di flores). Kami akan melakukan perjalanan selama 5 hari yang terbagi menjadi 2 bagian, yaitu Live On Board (LOB) di Taman Nasional Komodo selama 2 hari 1 malam dan Road Trip Perjalanan Darat dari Labuan Bajo sampai Ruteng. Selama road trip akan singgah di beberapa destinasi antara lain ke Air Terjun Cunca Rami, Desa Adat Todo dan Persawahan Laba - Laba Cancar #IndonesiaItuIndah. Tapi kali ini, gw mau cerita manja tentang seru nya LOB di Taman Nasional Komodo nya saja yessss #JanganNgiri #JanganSirik.

Selama 2 hari 1 malam (2D1N) diatas kapal, kita sempat mengunjungi 5 spot menggelora yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo. Jadi kemana saja kita selama LOB di Komodo ??? Simak yesssssss #MataMelotot.

Pulau Kalong



Kenapa di namakan pulau kalong ??? Karena di pulau ini banyak banget terdapat kalong atau kelelawar dan kita bisa menyaksikan ribuan kalong terbang meninggalkan sarang nya menuju pulau - pulau lain disekitaran nya untuk mencari makanan buah – buahan #HidupPenuhPerjuangan. Para kalong ini terbang secara bersama – sama saat matahari mulai tenggelam dan langit tampak cantik kemerahan, mereka akan kembali lagi kesarang nya menjelang subuh sebelum matahari menyingsing.

Kapal Aqua Luna Selini yang kita gunakan untuk LOB, sudah berhenti di perairan pulau kalong sejak 45 menit yang lalu, kami santai – santai menikmati sore yang manja ini sambil ngobrol ngalor ngidul di depan anjungan kapal sambil mengamati pergerakan yg terjadi di pulau kalong #MemantauKelelawar. Tepat pukul 18.15 ribuan kelelawar mulai terbang satu persatu meninggalkan pulau ini, gilaaaa keren banget dan atraksi ini berlangsung selama hampir 1 jam an #LangitCantikKemerahan #KelelawarManja.

Malam ini kapal sengaja sandar di perairan pulau kalong karena arus dan ombak nya cukup tenang, kita bakal bobo manja dalam kapal (Kapalnya lumayan gede dengan 5 kamar tidur ber AC). Sekitar pukul 22.30 Wita terdengar suara ketawa cekikikan dari buritan kapal yang posisi nya pas diatas kamar yang gw pake, padahal gw tau temen – temen sudah masuk kamar masing – masing #MulaiPenasaran #TakutKuntilanakPulau. Dari pada penasaran mati tertidur #ApaanSech, akhirnya kuputuskan keluar kamar dan menuju bagian depan kapal.

Ternyata salah seorang ABK kapal yang bernama Pak Syafrullah sedang telponan dengan keluarga nya yang tinggal di Bima #TetapBerkabar. Akhirnyalah gw ngobrol dengan para ABK ini (Achong, Igun, Ikhsan & Pak Syafrullah ... Mereka semua berasal dari Bima NTB, dulu nya berprofesi sebagai nelayan. 3 tahun lalu merantau ke labuan bajo dan menjadi ABK Kapal). Para anak buah kapal ini merasa bisa bekerja tenang karena bisa memberi kabar setiap hari pada anak istri nya di kampung halaman nya meskipun berada di tengah lautan, semua berkat sinyal TELKOMSEL yang sudah merata di Taman Nasional Komodo #AlhamdulillahBerkahSinyal.

Pulau Padar



Sekitar pukul 03.00 kapal Aqua Luna sudah meninggalkan perairan pulau kalong untuk menuju gili padar, rencana nya kita akan sunrise di Pulau Padar #Bismillah. Deru suara mesin akhir nya membangunkan ku dan berjalan menuju ruang nahkoda untuk bertanya berapa lama perjalanan menuju padar ??? Dan sang kapten cuman menjawab sambil senyum “Masih lama mas, 2 jam lagi jadi mending lanjut tidur”.

Pulau Padar ini mulai naik daun sejak 2014, saat beberapa foto mulai bertebaran eksis di berbagai media social terutama instagram #IGmemangRacun. Kecantikan pemandangan dari atas bukit nya sangat JUARA, kita bisa melihat 8 cekungan pantai yang sangat elok degradasi antara warna putih dan pink #SeriusKeren.

Teringat kembali 2 tahun lalu, tepatnya pada Maret 2014 ... Gw ikhlas kembali lagi ke Taman Nasional Komodo untuk ke 2x nya hanya untuk menjenguk GILI PADAR yang lagi MERANGSANG MENGGELORA Manja (Pertama kali ke TN. Komodo Mei 2009 hanya sempat mengunjungi Pulau Kelor, Pulau Kanawa, Pulau Komodo & Pink Beach). Tapi ada kejadian ngak mengenakan alias malang tak dapat di tolak tapi bahagia akhir nya datang juga karena Semua Indah Pada Waktu Nya, waktu itu sang kapten dengan lantang nya teriak :

“Kita sudah di perairan padar, tapi sandarnya kapal di mana untuk dapat foto seperti di gambar nya mas cumi ????” ucap kapten polos.

“Serius kapten ngak tau, lokasi foto ini !!!!” jawab gw lemes dan serasa nya dunia mau runtuh.

“Kep, plaese antar kita ke bukit padar. Kami datang jauh – jauh hanya mau foto eksis disana” Harga diriku mulai runtuh mengemis pada sang kapten.

Terombang – ambing diantara deras nya arus dan ombak di perairan padar membuat bete dan rasa nya mau nanggis jerit2 manja, tapi akhirnya muncul secercah harapan karena Sinyal Telkomsel masih berdiri tegak meskipun hanya bisa buat telp tanpa ada jaringan data #IniBerkah #HarusDisyukuri. Sang Kapten telp ke temen nya “Bro, ini padar buang jangkarnya sebelah mana ??? di belokan terakhir ada batu gede atau gimana ???”. Dan alhamdulillah berkat bisikan temen kapten via telp itu akhir nya sukses menemukan puncak padar pada maret 2014 #SujudSyukur.

Dan kedatangan kali ini di 2016 sudah bisa pamer manja dengan LIVE Instastory karena dari atas Puncak Padar Sinyal Telkomsel sudah 4G itu berarti jaringan data nya bisa di gunakan buat eksis #AlhamdulillahBerkahSiMerah bisa langsung #BikinKerenIndonesia mengabarkan keseluruh dunia kalo Indonesia Memang Keren.

Pulau Komodo



Kapal kita akhir nya merapat di dermaga Pulau Komodo, kita bakal bermanin manja bareng komodo – komodo dragon ini #DuchSenangnya. Untuk bisa melihat keganasan para komodo, kita bakal diajak trekking menjelajah bukit dan lembah #Lebay, ada beberapa pilihan jalur nya, mulai jalur pendek menengah atau panjang silahkan pilih #AkuMemilihSetia.

Tapi karena aku ngak mau lelah dan ngak mau ketipu lagi #SudahPernahKeKomodo, maka gw pilih NGAK Trekking #LaluDiGampar. Bersadarkan pengalaman trekking kedatangan sebelum nya, selama trekking tidak kita jumpai para komodo #LelahDoang dan para komodo ini banyak di jumpai di DAPUR, jadi cuman jalan kaki 2 menit dari dermaga juga bakal ngeliat komodo – komodo ini bermalas – malasan #CumilebayJugaLagiMalas.



Karena sinyal Telkomsel kenceng banget di Pulau Komodo (Ada BTS berdiri Manja di Bukit Pulau Komodo), akhir nya gw cuman santai dan sempetin cek email karena mesti ada yang beresin beberapa kerjaan secara online #LiburanSambilKerja. Ada yang tau berapa total jumlah keseluruhan komodo yang terdapat di Taman Nasional Komodo ??? Nich gw kasih jawaban nya #BakalMunculDiUAN kalo di hitung berdasarkan hasil survey pemetaan, total nya sekitar 3023 ekor yang terbagi di 5 pulau, yaitu Pulau Komodo 1377 Ekor, Pulau Rinca 1543 Ekor, Gili Motang 59 Ekor, Nusa Kode 41 Ekor dan Pulau Padar 3 Ekor.



Pulau Mauwang

Niat nya selepas dari melihat komodo, kita akan berjemur di PINK Beach tapi menerima kenyataan kalo pink beach rame banget kayak cendol banyak kapal sandar #Sedih trus warna pasir yang ke pink - pink an nya ngak keliatan nyata karena lebih terlihat berpasir putih #DuchPinkBerubah. Akhir nya rubah haluan, sang guide cantik tinae langsung berfikir mencari alternatif dan memutuskan ke Pulau Mauwang saja yang jarak nya sekitar 1 jam dari pink beach #MariSelonjorLagi. Dan pilihan tinae tidak salah, di mauwang masih sepi dan pasir nya begitu nyata berwarna pink #BikinKerenIndonesia.



Di Pulau Mauwang kami cuman santai – santai berjemur dan main air #BukanMainSabun. Sempet juga snorkling melihat keindahan bawah lautnya yang masih OK lah yaaa, dan kejutan muncul karena berpapasan dengan seekor manta, duch beruntung sekali karena memang lokasi Pulau Mauwang ini diseputaran manta point, eh kami juga berjumpa 2 kapal yang sedang menunggu para divers menikmati liarnya arus & karang - karang pulau mauwang #AlhamdulillahBerkah.

Ngomongin soal guide yang menemani kita selama di Flores ini sangat membuat gw geleng - geleng kepala tertakjub - takjub penuh kejutan #BikinKerenIndonesia. TINAE MANDAE gadis BATAK ini NEKAT merantau mengejar cita2 nya dengan kuliah di Universitas Nusa Cendana Kupang #JauhDariIbuKota #JadiAnakGaulKupang. Lalu dari lubuk hati nya merasa jatuh cinta & jatuh body dengan Indonesia Timur, selepas wisuda dengan modal seadannya memutuskan untuk berjalan selama setahun menyusuri Nusa Tenggara Timur yang luasnya 48.718 Km². Mulai dari rote, kupang, timor, alor, lembata, sumba dll, dan akhirnya terdampar untuk tinggal sementara di labuan bajo sebagai guide paling cantik & seksi untuk trip - trip seputaran Flores. #AkuPadamuTinae.

Dalam obrolan singkat sempet gw tanya "Kau tak rindu keluargamu ??? Bagaimana keluargamu bisa melihatmu bahagia nan jauh disini ???" dan ternyata dia memaknai hidup ini dengan simpel tanpa berbelit - belit "Selama masih ada sinyal telekomunikasi, aku bisa video call dan update foto/video di Instagram maupun facebook. Mereka bisa melihat disana kalo aku bahagia dengan perjalanan ku" .... Ah Pokoknya Love Love Tinae, mau kemana lagi setelah Nusa Tenggara Timur ??? Aku menanti ceritamu selanjutnya

Pulau 9



"Kita masih punya waktu sekitar 1 jam an sebelum balik ke pelabuhan, gimana kalo ke pulau 9 ??? Pada Mau Kagak" Ucap Tinae Denae #MenambahKejutan.

"What !!! Serius masih keburu ke pulau 9 ??? Yakin keburu ??? Memang Ngak Jauh ??? Gw Mau Banget" saut gw kepo dan penasaran.

Gila gila gila ini pulau sembilan ngak ada dalam itinerary, tapi tinae bisa membawa kesana #KamuHebatTinae #DiluarEkspektasi. Pulau 9 atau asli nya bernama Pulau Mangiatan ini lagi NGEHITS naik daun banget, baru di explore sekitar akhir 2015 dan 2016 ini masih jarang yang kesana #DuchSenangnya. Apa yang menarik dari Pulau 9 ??? Pasti nya karena di Pulau Sembilan memiliki danau yang ada ubur - ubur tak menyengat (Sembilan Island Lake) seperti yang ada di Kakaban, Togean ataupun Misool.



Pulau 9 kalo diliat dari atas mengunakan drone berbentuk seperti angka 9 yang terdiri dari serpihan – serpihan karang mati yang mengunung dan di tengah nya terdapat kolam semacam danau, nah di danau inilah ada ribuan ubur – ubur yang terperangkap dan akhir nya tidak menyengat karena berevolusi #EvolusiCumilebayJadiGanteng. Yang menarik dari ubur – ubur pulau 9 ini adalah sebagian dari mereka, kaki tentakel nya berwarna biru menyala seperti blue fire #SungguhCantik.

Danau yang ada di Pulau 9 ini lumayan dangkal dengan tumbuhan lumut dan ubur – ubur yang bertebaran di dasar danau, usahakan tidak menganggu mereka atau tidak mencolek – colek seperti godain cewek bohay #Halah. Kalo kalian ngak jago2 banget snorkling nya, mending melihat dari pinggiran danau saja, karena sekali gerakan saja bisa membuat lumut dan ubur – ubur bergerak naik keatas dan itu menganggu kehidupan mereka #SokBijak.

Pulau Sembilang merupakan persinggahan terakhir LOB selama 2D1N (2 Hari 1 Malam) di TN. Komodo. Ahhhhhhhh kenapa LOB ini mesti berakhir, ngak ikhlas buat kembali kedarat karena masih mau berlama - lama di TN. Komodo #BelumPuasNarsis. Tapi ya udahlah ... Taman Nasional Komodo sudah banyak berubah jadi lebih manja lebih bisa bikin eksis setiap saat, dari sepanjang perjalanan trip 2D1N hampir keseluruhan nya hanya sinyal TELKOMSEL yang berjaya meskipun tidak semua area di cover jaringan 4G tapi teteplah masih bisa eksis berkoar kesanak sodara & sosial media kalo kita sedang berlibur #IniPenting #BikinKerenIndonesia #PamerCongkak.

Kalo mengungkit mengingat luka lama, jadi terkenang kedatangan pertama ke komodo tahun 2009, saat itu sinyal masih seupil, untuk sms atau telp aja mesti jungkir balik #ButuhPerjuangan. Dulu untuk menghubungi trip operator di labuan bajo hanya sekedar tanya harga, cuaca dsb perlu berkali - kali mencoba telp atau mesti sms dulu #KadangKaesangSampaiLelah, kalo sudah ada delivery report sms maka langsung cusss telp karena itu tanda nya sinyal lagi bagus di labuan bajo #DuchSusahnya #KomunikasiTerhambat #RejekiTerkatungKatung.

Menikmati Taman Nasional Komodo paling enak atau normal nya sech dengan trip 3 hari 2 malam Live On Board diatas kapal, jadi kita bisa dapat banyak spot destinasi kece lain seperti Pulau Kelor, Pulau Rinca, Gili Lawa, Pulau Kanawa, Pulau Bidadari, Pulau Sebayur, Pink Beach, Manta Point dll ..... Yuk Mari Kita #BikinKerenIndonesia.

Sumber:http://www.cumilebay.com/2016/12/makin-berjaya-di-taman-nasional-komodo.html




WRITE COMMENT
Name* :

E-mail* :

Website :

Comment :





BLOG CATEGORIES
FEATURES

Corporate Info features
2016-06-03

Corporate Info features
2016-06-02

Corporate Info features
2016-06-01

Corporate Info features
2016-05-31

Corporate Info features
2016-05-30

ARCHIVES